Home Agama Tauhid Rukun Iman: Pengertian, Urutan dan Makna Rukun Iman

Rukun Iman: Pengertian, Urutan dan Makna Rukun Iman

124
mengetahui rukun rukun iman

Rukun adalah sesuatu yang membuat sesuatu yang lain tidak sah tanpa dia dan dia adalah bagian dari sesuatu itu. Jadi, Rukun Iman adalah sesuatu yang menyebabkan tidak sah iman seseorang tanpa ia dan ia termasuk bagian dari Iman. Jadi, rukun iman adalah sesuatu yang harus di yakini atau di imani oleh setiap orang untuk disebut ia sebagai orang yang beriman. Tanpa mengimani atau meyakini salah satu saja dari rukun iman ini maka ia belum bisa di katakan sebagai orang beriman.

Jadi, ini adalah bahagian terpenting bagi seseorang agar ia sah di katakan sebagai orang beriman. Iman itu sendiri adalah yakin dalam hati secara jazam (kokoh) dengan mengetahui alasan-alasan logika. Ok, langsung saja kita lihat rukun iman sebagaimana hadist Rasulullah SAW ketika di tanyai oleh Jibril. Sebagaimana hadist Rasulullah SAW., rukun iman ada 6 perkara.

rukun iman

Ini adalah hadist yang terkenal dengan hadist Jibril karena dalam kejadiannya Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW untuk menanyakan beberapa perkara, tentang islam, tentang iman, ihsan, kapan kiamat dan apa tanda-tanda kiamat. Sebenarnya, JIbril bukan tidak tahu tentang semua itu, namun kedatangannya adalah untuk memberitahukan atau mengajari ummat Muhammad tentang hal tersebut.

“… berkata jibril, beritahu aku tentang iman, bersabda Rasulullah SAW: engkau beriman kepada Allah, dan malaikatNya, dan kitab-kitabNya, dan rasul-rasulNya, dan hari akhir, dan engkau percaya dengan taqdir baik dan buruk. Berkata Malaikat Jibril: Engkau benar…”

Mengetahui Rukun Iman

Berdasarkan hadist di atas, rukun iman ada 6 yaitu:

  1. Beriman Kepada Allah SWT.
  2. Beriman kepada MalaikatNya,
  3. Beriman kepada kitab-kitabNya,
  4. Beriman kepada Rasul-rasulNya,
  5. Beriman kepada Hari kiamat
  6. Beriman kepada Taqdir baik dan buruk itu dari Allah

1. Beriman kepada Allah SWT

Beriman kepada Allah adalah percaya dan yakin bahwa Allah adalah Tuhan satu satunya yang berhak untuk disembah. Ini sebagaimana yang termuat dalam kalimat syahadah yang artinya, tiada Tuhan yang disembah dengan sebenar-benarnya kecuali Allah semata. Ikrar syahadah ini yang di lanjutkan dengan syahadah terhadap Nabi Muhammad sebagai Rasulullah adalah pondasi untuk seseorang di anggap sebagai orang beriman.

Percaya kepada Allah juga termasuk mengimani segala sifatnya yang kamalat. Sifat yang mesti ada pada Allah atau sifat wajib pada Allah sangat banyak atau tidak terhingga, namun yang wajib (berdosa jika tidak diketahui) di ketahui oleh mukallaf adalah 20 sifat yang wajib (secara akal sifat ini mesti ada pada Allah) dan dua puluh sifat mustahil (secara akal ini tidak boleh ada), lawan dari yang wajib serta satu sifat harus.

Selain itu, seorang muslim dan mukmin juga harus mempercayai bahwa Allah itu tidak sama dengan makhluk. dan ini bisa di pahami dari sifat yang wajib bagi Allah tersebut. Salah satunya adalah sifat wahdaniyah. Dengan sifat wahdaniyah ini maka ternafi atau hilang 5 KAM (كم) pada Allah.

5 KAM yang Wajib di Nafikan (dihilangkan) pada Allah

1. Kam munfasil pada zat: Menafikan ada zat lain yang serupa dengan zat Allah
2. Kam mettasil pada zat: Menafikan bahwa zat Allah tersusun dari bagian-bagian (ajzak)
3. Kam munfasil pada sifat: Menafikan ada zat lain yang bersifat seperti Allah
4. Kam muttasil pada sifat: Menafikan Allah memiliki banyak sifat dengan nama yang sama
5. Kam munfasil pada af’al: Menafikan bahwa ada perbuatan selain dari perbuatan Allah.

2. Beriman kepada Malaikat Allah

Salah satu rukun Iman adalah mempercayai Malaikat-malaikat Allah. Malaikat adalah makhluk Allah yang di ciptakan dari cahaya dan mereka tidak memiliki nafsu seperti manusia dan jin. Malaikat selalu beribadah dan mengerjakan perintah Allah sepanjang masa.

Mukmin mukallaf harus mengimani para malaikat dengan segala tugas-tugasnya. Semua malaikat wajib di imani namun ada sepuluh (10) malaikat yang wajib di kenal oleh mukallaf beserta dengan segala tugasnya.

Lompat ke: Nama-Nama Malaikat Sepuluh

3. Percaya kepada Kitab-kitab

Rukun iman selanjutnya adalah percaya kepada kitab kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-rasulNya. Sebagaimana dalam al-Quran ada 4 kitab yang di turunkan pada pada rasul dan selebihnya berbentuk suhuf-suhuf. Ke empat kitab itu adalah Injil yang di turunkan kepada Nabi Isa as., kitab zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud as., kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa as., dan kitab Al-Quran al-Karim yang di turunkan kepada Rasul penutup segala rasul yaitu Sayyidina wa Maulana Muhammad SAW. Mukmin wajib mengimani (mempercayai) bahwa kitab kitab tersebut termasuk suhuf adalah benar dan berasal dari Allah.

Alquran adalah kita yang berisi segala hukum dan menjadi pelengkap bagi kitab-kita terdahulu. Al-Quran tidak membantah kita terdahulu namun sesuai dengan kitab terdahulu hanya saja al-Quran lebih lengkap dan lebih sempurna. Al-Quran adalah mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada Rasulullah SAW.

4. Beriman kepada Rasul-Rasul

Selanjutnya, mempercayai para Rasul dengan segala risalahnya bahwa rasul-rasul itu di utuskan oleh Allah SWT untuk menyampaikan aturan agama dan kebenaran kepada ummatnya. Rasul dan Nabi sangat banyak, mukallaf wajib mengimani semua rasul dan mengetahui semuanya secara ijmali, namun yang wajib di ketahui secara tafsili dan di hafal adalah 25 rasul. Berikut nama-nama Rasul tersebut:

Nama-Nama Rasulullah yang Wajib di Ketahui

  1. Nabi Adam As.
  2. Nabi Idris As.
  3. Nabi Nuh As.
  4. Nabi Hud As.
  5. Nabi Sholeh As.
  6. Nabi Ibrahim As.
  7. Nabi Luth As.
  8. Nabi Ismail As.
  9. Nabi Ishak As.
  10. Nabi Yakub As.
  11. Nabi Yusuf As.
  12. Nabi Ayub As.
  13. Nabi Sueb As.
  14. Nabi Musa As.
  15. Nabi Harun As.
  16. Nabi Zulkifli As.
  17. Nabi Daud As.
  18. Nabi Sulaiman As.
  19. Nabi Ilyas As.
  20. Nabi Ilyasa As.
  21. Nabi Yunus As.
  22. Nabi Zakariya As.
  23. Nabi Yahya As.
  24. Nabi Isa As.
  25. Nabi Muhammad SAW.

Dari 25 Rasul tersebtu ada 5 diantaranya yang memiliki kelebihan luarbaisa atau yang di kenal dengan ulul Azmi. Mereka adalah Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW.

5. Percaya kepada Hari Kiamat

Selanjutnya, rukun iman adalah percaya kepada hari kiamat. Seseorang baru dikatakan beriman atau mukmin apabila ia juga percaya pada hari akhir. Hari akhir adalah kari kiamat dimana pada hari itu hancur semua alam ini dan tidak ada satupun makhluk atau ciptaan Allah yang kekal termasuk malaikat pencabut nyawa. Yang kekal hanya Allah saja karena Allah bersifat baqa’ yaitu tidak ada akhir pada wujud-Nya.

Tentang kapan hari kiamat itu, tidak ada yang tahu, namun Rasulullah SAW. telah jauh-jauh hari memberikan tanda-tanda kiamat. Lihat, tanda tanda kiamat.

6. Percaya bahwa Qadha dan Qadar adalah dari Allah

Mempercayai kententuan yang telah berlaku dan yang belum berlaku pada makhluk adalah salah satu rukun iman. Kita percaya bahwa qadha dan qadar itu dari Allah sehingga kita wajib ridha dengan ketentuanMya.

Itulah 6 rukun iman yang menjadi pilar dan dasar untuk seseorang bisa di anggap sebagai orang mukmin. Sebagai orang muslim kta wajib mengajarkan rukun iman ini kepada keluarga masing-masing. Di zaman modern ini sangat sedikit orang yang tahu tentang agama bahkan rukun iman saja banyak yang tidak tahu. Banyak anak-anak SMA kita lihat tidak paham apa itu rukun iman dan apa saja rukun iman itu. Mari kita galakkan ilmu tauhid dalam keluarga kita.

Update: Berikut Nama-Nama Malaikat Sepuluh

  1. Malaikat Jibril, bertugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para Nabi atau rasul Nya.
  2. Malaikat Mikail, bertugas menurunkan hujan dan memberikan rezeki kepada setiap makhluk Allah.
  3. Malaikat Israfil, bertugas untuk meniup sangkakala di hari kiamat.
  4. Malaikat Izrail, bertugas untuk mencabut nyawa.
  5. Malaikat Rakib, bertugas mencatat amal baik manusia.
  6. Malaikat Atid, bertugas mencatat amal buruk manusia.
  7. Malaikat Mungkar, diberikan tugas untuk menanyai dalam kubur.
  8. Malaikat Nakir, diberikan tugas untuk menanyai dalam kubur.
  9. Malaikat Malik, bertugas menjaga pintu gerbang neraka.
  10. Malaikat Ridwan, bertugas untuk menjaga pintu gerbang surga.