BERBAGI
medical-labs.net

Apa Itu Hepatitis autoimun?

Hepatitis autoimun adalah penyakit kronis dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sel hati sehingga mengalami pembengkakan dan kerusakan hati atau hepatitis. Penyakit heaptitis ini jika tidak diobati dengan serius bisa berakibat pada kerusakan hati yang disebut dengan siropsis atau gagl hati.

Penyakit hepatitis autoimun bisa menyerang siapa saja, namun wanita lebih cendrung beresiko dibandingkan dengan laki-laki dengan perbandingan 70% lebih banyak di alami wanita. Berbicara tentang siapa saja yang bisa mengalami, siapapun bisa terkena penyakit autoimun ini dan kebanyakan di alami oleh mereka yang berumur 15 tahun hingga 40 tahun.

Baca juga: Penyebab Leukosit Tinggi

Namun demikian, seseorng bisa mengurangi potensi terjadi penyakit hepatitis autoimun dengan menghindari faktor resiko. Berkonsultasi dengan dokter adalah cara terbaik untuk mengetahui segala yang berkaitan dengan penyakit ini.

Tanda-Tanda Hepatitis Autoimun dan Gejala

Berikut kami tampilkan gejala dan tanda hepatitis autoimun secara umum, karena gejalanya bisa berbeda antara satu orang dengan yang lain. Jadi yang kami berikan ini hanya gejala secara umum saja.

  • Nyeri
  • Urin berwarna kuning pekat
  • Mual
  • Fese pucat
  • Kulit Kuning
  • Terjadi pembengkakan hati, yang menyebabkan perasaan kurang nyaman

Ada juga pada kasus tertentu, pasien tidak mendapatkan gejala tadi, namun setelah bertemu dokter baru gejalanya nampak dan di ketahui.

Jika seseorang penderita hepatitis autoimun sudah pada fase parah, mungkin akan mengalami gejala seperti cairan pada abdomen (ascites) serta kebingungan. Jika sudah pada pase ini biasanya pasien mengalami gagal hati atau disebut dengan cirrhosis.

Jadi, banyak gejala lain yang kadang tidak di sebutkan di atas, maka sangat di sarankan jika and menemukan kelainan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, apalagi jika di sertai dengan gejala di atas.

Penyebab Penyakit Hepatitis Autoimun

Nah, ini yang sangat penting diketahui. Dengan mengetahui penyebab hepatitis autoimun maka kita diharapkan bisa menghindari penyebabnya. Berikut beberapa penyebabnya:

  • Mengabaikan efek samping obat-obatan
  • Berat bedan menurun secara drastis
  • Kebingungan
  • Muncul Kegelisahan
  • Penipisan rambut dan kulit
  • Tekanan darah tinggi
  • Pandangan mulai rabun
  • Mengkonsumsi alkohol, jika dalam besar bisa merusak hati
  • Mengabaikan gejala dan tanda penyakit
  • Tidak meminta nasehat dokter ketik awal muncul gejala
  • Tidak mengikuti saran dokter atau tidak setuju dengan terapi.

Faktor Resiko Penyakit Hepatitis Autoimun

Setelah kita tahu penyebabnya, berikut kita perhatikan faktor resiko yang mungkin terjadi.

Baca juga: Manfaat kunyit putih bagi Kesehatan

1. Gender

Sebenarnya, penyakit ini bisa di derita oleh siapa saja, namun wanita lebih beresiko

2. Pernah terkena infeksi tertentu

Penyakit autoimun ini bisa berkembang pada seseorang yang telah terinfeksi bakteri dan virus serta penggunaan obat tertentu seperti antibiotik minocucline (dynacyn, minocin, dsb). Bahkan sekarang mengkonsumsi obat kolesterol atorvastatin (Lipitor) juga telah diaitkan dengan potensi resiko hepatitis autoimun.

3. Turunan

Banyak bukti yang menyatakan bahwa penyakit ini semakin menurun dari jalur keturunan seseorang. Jika seseorang mengalami penyakit autoimun secara umum, maka ia juga lebih berpotensi terhadap hepatitis autoimun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here