Home Agama Arti Surat Ar Rahman Serta Rahasia Agung Dibaliknya

Arti Surat Ar Rahman Serta Rahasia Agung Dibaliknya

199
0
SHARE
Arti surat ar rahman
@mitaelvia.blogspot.co.id

Arti Surat Ar Rahman – Surat Ar Rahman adalah surat yang di turunkan Allah kepada nabi Muhammad di Makkah. Surat ini berada pada surat ke 55 dalam Al-Quran dan mempunyai 78 ayat yang berisi tentang kemurahan Allah dan kasih sayangnya kepada jiin dan manusia.

Satu hal yang sangat luarbiasa dalam surat ini adalah manakala Allah memaparkan nikmat-nikmat yang diberikan kepada hambanya selalu Allah mengulanginya dengan ayat yang artinya “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”.

Jumlah pengulangan ayat ini juga tak tanggung-tanggung, Ayat yang artinya “Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?” terdapat pengulangan sebanyak 31 kali. Apa gerangan rahasia pada ayat tersebut? Apakah ayat tersebut mempunyai rahasia yang sangat besar sehingga Allah mengulanginya hingga 31 kali?

Arti Surat Ar Rahman Serta Rahasia Agung Dibaliknya

Kalimat tersebut mendapat pengulangan pda ayat ke 13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, dan 77. Nah, ketika di kaji secara numerologi ternyata ayat tersebut mempunyai keindahan rahasia didalamnya yang ingin Allah sampaikan kepada kita. Ini berhubungan dengan rasa syukur yang wajib di miliki oleh setiap jiwa.

Angka 31 kalau dihubungkan dengan surat ke-31 dalam Alquran maka akan ditemukan surat Lukman. Maka, disini anda akan semakin takjub manakala membaca ayat ke-31 dalam surat Lukman yang artinya adalah sebagai berikut:

“Tidaklah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah agar diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran)-Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.”

Tentu hal ini mempunyai kaitannya dengan ayat dalam surat ar rahman yaitu mengenai rasa syukur yang harus di miliki seorang hamba. Dalam ayat 31 surat Lukman Allah menunjukkan bahwa kapal yang berlayar dilautan merupakan bentuk nikmat Allah. Manusia tidak mempunyai perangkat yang membuatnya bisa berjalan di atas air, tetapi dengan perantaraan sebuah alat yang berupa kapal maka manusia bisa berjalan dan mengarungi lautan. Jika dikaitkan ke Surat Ar Rahman, nikmat Tuhan mana yang akan kita dustakan?

Dalam kalimat agung ini Allah juga menggunakan kalimat dusta bukan ingkar, yang mana dusta mempunyai arti menyembunyikan kebenaran. Ini sangat dekat dengan kesombongan yang seringkali menolak kebenaran dan hanya menganggap dirinya saja yang benar.

Coba di perhatikan, apa yang di lakukan manusia dengan uang yang mereka dapatkan? kebanyakan mereka menganggap bahwa semua itu adalah kekuatan dirinya melalui kerja kerasnya sendiri, padahal selalu ada campur tangan Allah dalam setiap pencapaian yang didapatkan.

Begitu juga ketika manusia berhasil mendapatkan gelar sarjana, mereka menganggap itu adalah hasil dari otaknya yang cerdas. Kalau sehat, jarang sakit itu dianggap karena mereka pandai menjaga makanan dan rajin berolah raga dan sebagainya. Ini adalah bentuk kesombongan dan keangkuhan manusia, padahal itu adalah nikmat Allah berikan kepada manusia. Tidak ada apapun yang terjadi kecuali ada campur tangan Allah didalamnya. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang engkau dustakan? Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dan jika kamu menghitung nikmat-nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya”. (QS. An-Nahl 16 : 18)

Surat Ar Rahman mengajarkan kita agar selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita, karena hidup ini tidak terlepas dari nikmatNya. Semoga kita menjadi hamba-Nya yang bersyukur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here