SHARE
pesan seorang ibu
kredit img to cahayamuslim.com

Pernahkah anda bayangkan betapa beratnya seorang ibu mengandung dan melahirkanmu. Seorang manusia hanya bisa bertahan dengan 45 titik sakit, namun seorang ibu ketika melahirkan harus menderita dan merasakan 57 titik sakit yang bersamaan. Ini sama seperti menahan 20 tulang retak dalam waktu bersamaan.

Bila engkau seorang yang berakal engkau pasti bisa merasakan betapa sakit ibumu melahirkan dan betapa besar cintanya pada mu. Kini waktunya untuk membalas budi mereka, walau dikatakan bahwa seseorang tidak akan bisa membalas jasa orang tuanya walau apapun yang ia berikan pada ibunya. Namun, seorang anak yang baik dan sayang pada orang tuanya ia akan berusaha berbakti dan membalas kebaikan orang tuanya dengan segala cara.

Dengan menggunakan 1 detik waktumu untuk like, 2 detik untuk share dan 20 detik membaca tentang pesan seorang ibu serta merenungkan 6 pesan seorang ibu pada anak lelakinya membuat anda sudah mulai merasakan bagaiamana kasih sayang ibu serta membuat anda mulai ingin membalas jasa mereka.

Pesan ibu pada anak laki lakinya yang harus anda renungkan dengan baik

1. Ibu berkata: Hargai isterimu seperti engkau menghargai ibumu, karena isterimu juga merupakan seorang ibu bagi anak-anakmu.

2. Ibu berkata: Diamlah ketika isterimu geram. Isteri yag geram tidka boleh dibalas dengan geram atau marah-marah karena itu malah akan menghancurkan tapi diam dan dengar sajalah. Ingat seorang khalifat Umar bin Khattab Ra. ketika dicekcoki oleh siteriya, beliau hanya diam dan mendengarkan saja. padahal umar adalah seorang yang sangat tegas dan berani, namun beliau tahu persis bahwa tugas seorang isteri yang menjadi ibu bagi anak-anaknya itu sangat berat. Anak-anak akan berkembang dalam kasih sayang ibu serta masa depan mereka sangat tergantung pada ibunya. Maka ketika isterimu marah-marah dengarkan dan jangan membalas.

Baca Juga:  Wasekjen MUI: Jaringan Islam Liberal Aliran Sesat

3. Ibu berkata: Bila engkau geram bisa dengan cara tidak berkata dengannya, atau dengan tidak memberiakn duti tapi jangan engkau benatk isterimu apalagi engkau pukul.

4. Ibu berkata: Suami isteri adalah dua orang yang tinggal satu atap, maka engkau tak perlu gengsi, dan tak perlu bertingkah apali beradu untuk siapa menang dan siapa kalah. Memang ada banyak wanita dambaan selain isterimu, namun mereka mencintaimu atas apa yang ada dan melekat pada engkau hari ini, karena memang mereka tidak tahu luar dalam dari dirimu seperti yang diketahui isterimu. Ketika engkau susah mereka pergi dan bukan mustahil ada banyak lelaki dibalik cintanya. Maka isterimu adalah sebaik-baik wanita yag hadir dalam hidupmu, hiduplah dengannya dalam rukun dan damai.

5. Ibu berkata: Isterimu nak, ia adalah bagaikan jantung rumah. Kalau isterimu tak bahagia maka se isi rumah serasa neraka. Tak akan engkau dapatkan canda, tawa, dan manja. Maka bahagiakanlah isterimu agar engkau bisa merasakan bahwa rumah mu bagaikan surga bagi mu. Ibu berkata: besar kecil gajimu isterimu selalu ingin dibahagiakan dan diperhatikan, jadi isterimu bakal menyambutmu pulang selalu dengan kasih sayang.

6. Ibu berkata: Ada banyak isteri yang baik disana, namun banyak juga lelaki yang ingin memiliki isteri yang baik hanya saja mereka tak mendapatinya. Bisa saja satu dari sekian banyak pria yang ingin memiliki isteri baik sampai menawarkan perlindungan pada isterimu. Jadi jangan pernah membiarkan isterimu p-ergi dalam kesedihan karena ini akan sangat sukar baginya untuk kembali.

Burungindah dan cantik sukar didapat, ketika satu ada ditangan mu jangan pernah engkau lepas karena mendapatinya kembali hampir mustahil bagimu. Pesan seorang ibu kepada anaknya yang lelaki ini hendaknya menjadi pesan juga buat lelaki-lelaki lainnya, sehingga yang laki laki membahagiakan wanita dan yang wanita juga mampu membalasnya dengan senyuman kasih sayangnya. Pesan ini mengajarkan kita untuk membangun rumah bahagia laksana surga.

Baca Juga:  Xiaomi Redmi Note Laris Manis di Flash Sale Perdananya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here