Home International Perang Dunia Ketiga, Mulai Indonesia Hingga California

Perang Dunia Ketiga, Mulai Indonesia Hingga California

527
SHARE
perang dunia ketiga

Perang Dunia Ketiga – Pasukan khusus Inggris dan Yordania secara diam-diam ternyata telah di arahkan ke Libya untuk berperang melawan Pemberontak Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Raja Yordania Abdullah II Ibnu Hussein mengatakan bahwa pasukannya sudah dikerahkan ke libya untuk bekerja sama dengan pasukan inggris dalam menumpas ISIS.

Jadi pernyataan raja Abdullah yang menjelaskan bahwa inggris bersekutu dan beroperasi di Libya adalah konfirmasi resmi pertama tentang kerja sama dua negara ini dalam menghancurkan ISIS. Situs Middle East Eye dikatakan punya dokumen tentang pertemuan antara Raja Yordania dan pejabat kongres Amerika pada januari lalu. Dalam pertemuan ini raja Abdullah mengatakan bahwa inggris membantunya dalam menumpas Isis.

Dalam kunjungannya ke Amerika Serikat Raja Abdullah juga bertemu dengan Menteri luar negeri John Kerri dan menteri pertahanan Ashton Carter, namun Raja Abdullah tidak bertemu dengan Obama karena berhalangan, dan lawatannya ini Raja Abdullah juga mengatakan bahwa perang melawan ISIS adalah perang dunia ketiga yang terbentang dari Indonesia hingga California. Demikian di lansir dari merdeka.com

“Masalahnya lebih besar dari ISIS, ini adalah Perang Dunia Ketiga. Saat ini umat Kristen, Yahudi, bekerjasama dengan muslim melawan Khawarij,” kata Abdullah menyebut kelompok yang dikenal di masa Islam awal sebagai kaum yang menyimpang dari Islam.

Paul Ryan sebagai ketua Parlemen Amerika menyatakan bahwa pemerintah Amerika tidak melihat hal itu sebagai alasan berperang. Raja Abdullah mendesak AS dan Rusia agar bekerjasama untuk mengalahkan ISIS.

“Masalahnya masih banyak negara yang merasa hidup dalam perang dingin. Mereka harus melewati masa itu dan fokus pada perang dunia ketiga,” kata Abdullah.

Demikian sekilas info dari temur tengah, semoga menambah pengetahuan kita.

Baca Juga:  Kulkas Tanpa Listrik Karya Anak Bangsa Menangkan Penghargaan

LEAVE A REPLY