SHARE
Pendeta Masuk Islam, Gerejanya di Ubah Jadi Masjid

Pendeta Masuk Islam, Gerejanya di Ubah Jadi Masjid. Petrus kali adalah nama pendeta itu, ia berasal dari Sigi, Sulawesi Tengah menyatakan masuk Islam setelah dirinya mendapatkan hidayah. Petrus kali mengaku bahwa dirinya telah masuk Islam di kantor urusan agama kecamatan Palu Barat pada 1 mei 2015. Ini ia katakan dihadapan jamah masjid An Nur Palu.

Sebelum ia masuk Islam ia menderita sakit-sakitan dan kemudian sembuh. Ia beranggapan bahwa itu adalah kuasa Allah. Pendeta tanah toraja ini sebelumnya tinggal dekat dengan gereja dusun III desa sejahtera palolo kabupaten Sigi, sekitar 70 km dari kota palu.

Kemudian Setelah dirnya menyatakan masuk Islam, Petrus Kali mengganti namanya menjadi Ahmad Fikri. Demikian dilansir dari republika.co.id

Tak hanya ia saja yang memeluk Islam namun juga 18 orang pengikutnya yang merupakan warga setempat juga mendapat hidayah dan menyatakan masuk Islam. Nama-nama mereka sudah tercatat di KUA kecamatan Palu Barat.

Ahmad Fikri sendiri diperkenalkan kepada jamaah An Nur oleh tokoh muslim asal Palu bernama Azis Godal.

Dalam pertemuan itu, ratusan jamaah Masjid An Nur yang berada di Jalan SIS Aljufri juga memberikan sumbangan kepada Ahmad Fikri dan rombongan yang terkumpul sebanyak Rp13 juta.

Uang tersebut rencananya akan dipergunakan untuk merehabilitasi gerejanya yang akan di ubah fungsi menjadi masjid. Semoga saja semakin banyak orang kafir yang mendapat hidayah.

Baca juga: Kickboxer asal brasil masuk Islam

Baca Juga:  Sepanjang Pembangunan Masjidil Haram, Arab saudi Libas Hampir 4500 Situs Islam

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here