SHARE
yayasan syiah umumkan nikah mutah

Yayasan Syiah Rilis Tarif Mut’ah – Syiah adalah aliran yang sangat merendahkan kaum hawa, menginjak-injak martabat wanita dengan menyamakan mereka seperti pelacur, hanya saja syiah mengatas-namakan agama dalam bisnis ini. Wanita syiah-pun memlakukan pekerjaan zinah ini laksanakan orang yang patuh padaz agama, sungguh ini sebuah pendustaan terhadap agama.

Sebuah yayasan Syiah yang bernama Astan Quds al-Ridhawy adalah sebuah yayasan yang bekerja mengurus wakaf dan berbagai urusan agama bahkan mengurus beberapa bisnis besar di Khurasan. Yayasan syiah ini sudah sejak lama mengumumkan permintaan untuk mendatangkan para gadis yang umurnya antara 12 tahun hingga 35 tahun. Tujuannya adalah sebagai pekerja seks komersial atau mereka sebut dengan mut’ah.

Ini di umumkan setelah banyaknya permintaan nikah mut’ah dari para turis yang datang ke kota Masyad. Demi menciptakan iklim spiritual yang nyaman bagi turis, serta untuk mendekatkan diri kepada Allah maka mereka melakukan pelaksanaan ritual ini.

Berikut isi dokumen pengumuman ini Sebagaimana yang dikutip dari Syiahindonesia.com

Bismillahirrahmanirrahim
Nikah itu adalah sunnahku
Yayasan Astan Quds

Ridhawy (Propinsi Masyhad, Kota al-Ridha Iran) mengumumkan tentang maksudnya untuk mendirikan sebuah markas tempat melangsungkan akad nikah untuk waktu pendek (short time!) di dekat kuburan Imam al-Ridha alaihissalam, demi meningkatkan iklim spiritual dalam masyarakat dan demi menciptakan iklim ruhani dan ketenangan bagi kawan-kawan peziarah yang mengunjungi kawasan makam Imam sementara mereka jauh dari keluarga mereka.
Untuk itu, maka pihak Yayasan meminta kepada seluruh akhawat mukminah yang masih perawan, yang usianya belum melampaui 12 sampai 35 tahun, pihak Yayasan mengajak mereka untuk memberikan bantuan dan terlibat dalam proyek ini.
Masa kontrak bagi akhawat yang mau terlibat dalam pekerjaan ini adalah 2 tahun, dan yang menjadi kewajiban bagi akhawat yang terikat kontrak dengan Yayasan al-Ridhawy adalah melakukan Nikah Mut’ah selama 25 hari setiap bulan selama masa kontrak kerja.
Dan masa kontrak akan dihitung dari bagian masa kerja, dan masa kerja untuk setiap akad (Mut’ah) berkisar antara 5 jam hingga 10 hari dengan setiap pria.
Nilai bayaran yang ditetapkan untuk setiap akad Mut’ah dalam penjelasan berikut:
Mut’ah 5 jam : 50.000 Tuman (50 Dolar)
Mut’ah 1 hari: 75.000 Tuman (75 Dolar)
Mut’ah 2 hari: 100.000 Tuman (100 Dolar)
Mut’ah 3 hari: 150.000 Tuman (150 Dolar)
Mut’ah 4 s/d 10 hari: 300.000 Tuman (300 Dolar)
Sementara para perempuan yang baru pertama kali melakukan nikah Mut’ah akan mendapatkan bayaran 150.000 Tuman sebagai pengganti penghilangan keperawanannya.

Sumber: harianaceh.co.id, syiahindonesia.com dan berbagai sumber
Baca Juga:  Dana KIS, KKS, KIP dari CSR BUMN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here