Home Sejarah Jejak Kota Sodom Ternyata di Perbatasan Israel, Ini Buktinya

Jejak Kota Sodom Ternyata di Perbatasan Israel, Ini Buktinya

980
0
SHARE
jejak kota sodom
credit: www.univer-science.com

Jejak kota sodom – Perkembangan science hari ini telah banyak membuktikan kebenaran Alquran dan salah satunya adalah kebenaran al-quran tentang kaum sodom yang di musnahkan Allah karena perilaku s3ksual mereka antara sesama jenis. Kaum sodom atau kaumm Nabi Luth as. ini kini ditemukan sejarahnya dan bisa dibuktikan dengan berbagai penemuan arkeologis dan percobaan ilmiah.

Hasil penelitian arkeologis menyatakan bahwa kaum sodom hidup di tepian laut mati tepatnya di perbatasan Antara ISrael dan Yordania.

Ummat Islam pasti pernah mendengarkan tentang kisah kaum sodom dalam buku buku atau bahkan dalam alquran itu sendiri. Allah SWT. menghancurkan kaum ini karena perilaku s3ksual mereka yang menyimpang. Akhirnya Allah membalikkan negeri mereka dengan mendatangkan gempa dahsyat, dan menghujani mereka dengan hujan batu yang terbakar. Ini sebagaimana yang termaktub dalam kitab Suci Al-Quran surat Huud ayat 82.

“Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi.”

Dalam ayat tersebut Allah menjungkirbalikkan kota sodom hingga hancur tak tersisa.

Walapun kota sodom ini hancur tak tersisa, namun kini dengan beragam bukti arkeologis sejarah kota yang dihancurkan itu bisa di telusuri. Bukti arkeologis mendapati bahwa kota kaum sodom itu terletak di tepian laut mati dan terletak menajang sepanjang perbatasan Israel dan Yordania. Dahulu laut mati ini dikenal dengan nama Danau Luth.

Hasil penemuan para ahli arkeologis ini kemudian di perkuat dengan hasil penelitian seorang geolog Inggris bernama Graham Harris. Graham Harris dan timnya menemukan bahwa Kota Sodom berada di sekitaran lauta Mati dan penduduknya dimasa lalu bekerja mendagangkan aspal yang ada di wilayah itu. Daerah pemukiman SODOM ini dikatakan daerah yang sangat mudah terjadi gempa.

Baca Juga:  Gua Tujuh Laweung Aceh, di Yakini Tembus Sampai Arab

Tim geolog ini tidak hanya menemukan bahwa daerah ini mudah terjadi gempa, namun mereka menemukan juga sejumlah batu basal dan lapisan lahar didaerah itu. Ini menjadi indikasi bahwa disana pernah terjadi letusan gunung berapi yang mengeluarkan batu batunya yang terbakar seperti hujan.

Ada lagi peneliti asal Jerman, Werner Keller, ia mengatakan bahwa temnuan ilmiahnya lebih detail. Penelitian Werner menghasilkan fakta bahwa Kota Sodom dahulunya terletak di wilayah yang kini bernama Lembah Siddim. Sedangkan gempa bumi maha dahsyat yang mengancurkan kaum Sodom diperkirakan dulunya terjadi dari tepi Gunung Taurus. Lalu memanjang ke pantai selatan Laut Mati dan berlanjut melewati Gurun Arabia ke Teluk Aqaba melintasi Laut Merah hingga mengguncang Afrika.

Wener kemudian membuat dugaan bahwa kota sodom terjerumus kedalam jurang yang sangat dalm karena efek dari gempa bumi yang maha dahsyat. Wenner juga menduga bahwa gempa yang terjadi tidak hanya gempa namun ada disertai letusan gunung berapi dan bahkan petir, dan munculnya gas alam hingga lautan api yang mengerikan.

Temuan sejumlah arkeolog ini membuktikan bahwa kaum sodom atau kaum Luth memang pernah hidup dimasa lalu sebagaimana yang termuat dalam Al Quran dan kaum ini hidup di tepian laut mati, sekarang berada di perbatasan Israel dan Yordania. [dream.co.id]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here