SHARE
langkah-antisipasi-musibah-crane

Tanyoe.com – Setelah kejadian yang tak di inginkan crane proyek renovasi masjidil haram jatuh dan menimpa banyak korbna jiwa, kini Arab Saudi mengambil langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya kejadian tak di inginkan itu. Proyek perluasan masjidil haram terus berjalan walaupun sedang ibadah haji, maka sangat diharapkan kedua belah pihak untuk berhati-hati baik jamaah haji atau pemerintah Arab Saudi sendiri.

Salah satu jamaah iadah haji asal Indonesia menuturkan bahwa perluasan ini terus berjalan sebagaimana hari-hari sebelumnya. Bahkan masih banyak crane yang ada disamping masjid.

“Crane lainnya jumlahnya banyak, masih tetap berdiri. Proses renovasi masih berjalan seperti biasa, pekerja juga sudah lalu lalang,” ujar Suwandi kepada Dream, Sabtu, 12 September 2015. Demikian dikutip dari dream.

Namun demikian, ada perbedaan yang nampak dari hari sebelum terjadi kecelakaan, yaitu banyaknya pagar-lagar pembatas yang diberikan antara proyek dan jamaah haji.

Lebih lanjut suwandi menegaskan bahwa dari pemerintah Arab Saudi belum ada intruksi apapun yang diberikan kepada setiap pemimpin jamaah hati terkait masalah keamanan di lingkungan proyek.

Jadi, sebagaimana diketahui bahwa kecelakaan crane ini terjadi karena adanya badai pasir dan hujan kemarin di Masjidil Maram Makkah. Akibatnya sebuah crane yang digunakan untuk merenovasi masjidil haram jatuh dan terhempas atas jamaah haji sehingga ratusan jamaah menjadi korban.

Kini berdasarkan info yang ada bahwa aktivtas di masjidil haram sudah kembali normal, dan jamaah haji juga sudah mulai melakukan aktivtas ibadah sebagaimana biasa.

Baca Juga:  Cara Dapatkan Dollar dari Android dengan Aplikasi CashPirate

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here