SHARE
indonesia terancam jadi negara gagal

Indonesia Terancam jadi Negara Gagal – Perkembangan ekonomi Indonesia akhir-akhir ini semakin parah dan kritis, nilai tukar rupiah terhadap dollar juga semakin anjlok bahkan hingga ambang kritis seperti krisis moneter 1998 lalu. Ancaman Gelombang PHK semakin rill, ditambah dengan berbagai bahan pokok semakin tak terjangkau oleh penduduk Miskin. Perkiraan presiden Jokowi terhadap meroketnya ekonomi INdonesia pada kuartal terakhir ini juga melesat dan nihil, karena rendahnya penyerapan fiskal dan merosotnya investasi rill.

Disamping itu, daya beli masyarakat juga semakin melemah karena produktivitas masyarakat semakin berkurang akibat dari mahalnya bahan baku dan lain-lain.

“Semua ini mengingatkan kita pada ancaman fenomena failed state atau negara gagal,” kata juru bicara Partai Demokrat, Kastorius Sinaga, Jumat (11/9). Demikian dilansir dari AtjehCyber Worrior.

Fenomina kegagalan ekonomi ini selalu menigngatkan kita akan istilah failur State atau negara gagal. Negara gagal tidak hanya terjadi dan ditandai dengan adanya konflik politik seperti timur tengah dan Afrika, tetapi juga terjadi karena ketidak mampaun pemerintah dalam mengelola krisis dan pelemahan ekonomi.

Pemrintah Indonesia Jokowi-JK harus menyadari ini dan tidak boleh menganggap remah akan kemungkinan munculnya spiral destruksi krisis ekonomi di Indonesia. Karena masyarakat ekonomi menengah kebawah sedang mengalami kesulitan ekonomi yang hebat saat ini.

Kegaduhan politik di tingkat elit kabinet dan parlemen secara langsung telah mengkikis harapan mereka akan adanya perbaikan dari ranah elit politik. Semua ini, kata dia, ibarat bom waktu yang bisa menghantar Indonesia ke ambang negara gagal.

“Gagal dari sisi ekonomi yang berujung pada gejolak politik,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah harus bekerja ekstra keras untuk mengendalikan krisis dan memberi signal positif ke masyarakat akan adanya tanda-tanda perbaikan ekonomi.

Baca Juga:  67 Ormas Siap Ikut Aksi Bela Islam Tiga (III)

“Tidak sebaliknya, jangan saling sibuk menyalahkan dan berlindung di balik kesulitan faktor global,” ucap Kastorius.

Sumber: Atjehcyber Worrior.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here