SHARE
ekonomi-melemah,-phk-mengancam

Tanyoe.com – Pius Lustrilanang, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI memperingatkan keadaan gawat ekonomi Indonesia dengan akan banyaknya gelombang PHK yang terjadi.

Pius mengatakan, Ancaman PHK pasti terjadi, sebagaimana pengalaman ketika rupiah ambrok di titik terendah tahun 2008 lalu. Dan ini harus di waspadai oleh pemerintah, apalagi masalah perekonomian adalah masalah penting dan tidak bisa di angap sepele.

“Dampak melemahnya ekonomi ini, terjadi PHK di mana mana. Bahkan sudah mulai terjadi, dan semakin lama semakin besar,” kata Pius pada media ROL, Selasa (25/8).

Ambroknya perekonomian bangsa ini bisa menyebabkan turunnya kredibilitas pemerintah di masyarakat. Sehingga, merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.

Bahkan, Pius menyebutkan, angka Rp 14 ribu itu berbahaya seperti yang terjadi di tahun 2008, masalah ini bisa menggusur penguasa dari kursi panasnya. Dalam kondisi ini, pemerintah hanya bisa memproteksi akibat dari perselisihan antara tenaga kerja dan perusahaan.

Tapi, pemerintah tidak bisa menjamin tidak adanya PHK karena perusahaan tidak bisa membiayai lagi operasional mereka. “Sehingga, PHK adalah pilihan satu-satunya,” kata dia. Demikian dikutip dari republika.

Pius lebih lanjut mengatakan bahwa arus PHK sudah mulai ketika arus balik lebaran kemaren. Ketika para pekerja kembali ketempat kerjanya masing-masing. Maka pemerintah harus bekerja ekstra kuat untuk mempertahankan nilai rupiah agar tidak terus loyo.

Lebih lanjut Pius mengatakan bahwa penyebaran APBN yang rendah, menjadi salah satu bukti ketidakpemampuan pemerintah menjalankan pemerintahan. Ia menuding banyak pekerjaan maupun proyek-proyek yang belum tuntas.

“Di kesehatan saja, banyak rumah sakit yang belum tuntas. Masih ada 15 rumah sakit yang belum selesai. Itu masih di sektor kesehatan loh,” ujarnya. [ROL]

Baca Juga:  Makkah di Perkirakan 50 Derajat Celcius, Jamaah Haji di Minta Waspada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here