Home Berita Anda Harus Baca! Dialog Anak dan Ayah yang Membuat Jutaan Orang Tercengang

Anda Harus Baca! Dialog Anak dan Ayah yang Membuat Jutaan Orang Tercengang

528
0
SHARE
dialog abu yazid dan ayahnya
ilustrasi gambar

Kini anak dan ayah hampir tidak ada komunikasi atau kalau ada mereka hanya membicarakan urusan duniawi saja seperti masalah pendidikan umum atau duniawi. Hampir tidak ada (bukan tidak ada) anak dan ayah yang berkutat dengan dialog tentang agama atau tentang cara menempuh ilmu pengetahuan agama atau tentang hakikat kehidupan yang sesungguhnya. Mungkin ini juga menjadi indikasi bagi sudah dekatnya hari kiamat.

Namun demikian, berbeda halnya dengan kisah anak dan ayah dalam cerita ini. Sang anak dan ayah berdialog tentang urusan akhirat dan ayah memberikan pandangan sesungguhnya. Ayah menjadi contoh dan teladan bagi anak dalam meniru setiap hal ubudiyah. Bagaimana tidak, anak ini terus bertanya tentang ketidaktahuannya mengenai ayat ayat Allah dan sang ayah menjelaskannya dan memberinya pemahaman.

Kisah dialog antara anak dan ayah ini patut dibaca dan menjadi renungan juga bagi setiap ayah sejauh mana ia sudah mentadbirkan anaknya atau membuat anaknya cinta dengan ibadah.

Adalah seorang anak yang sebenarnya bernama Abu yazid Al bustami bertanya tentang ayat al quran surat al Muzammil ayat 1 dan 2.

“Hai orang orang yang berselimut (Muhammad) bangunlah untuk shalat, bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari[1525], kecuali sedikit (daripadanya)”.

Abu yazid bertanya kepada ayahnya, “Ayah siapa yang di perintahkan Allah untuk sembahyang sebagaimana dalam ayat tersebut?”

Dengan entengnya sang ayah menjawab, “ia adalah Nabi Muhammad Saw”

Kemudian sang anak kembali bertanya “Lantas kenapa engkau tidak mengerjalan sebagaimana yang dikerjakan Nabi?”

“Bagi nabi Muhammad shalat malam hukumnya wajib, akan tetapi bagi ummatnya shalat malam hukumnya sunnat, Ayat tersebut secara khusus di tujukan kepada Nabi Muhammad SAW. wahai anaknya” demikian pungkasnya.

Baca Juga:  Ilmuwan: Bumi Hanya Mampu Menampung 10 Miliar Jiwa, Selebihnya Sangat Mengerikan

Sampai disini Abu Yazid merasa sangat puas dengan jawaban sang Ayah, dan kemudian kajian tentang ayat al-Quran kembali dilanjutkan hingga sampai pada ayat 20 surat al Muzammil.

Abu Yazid membacakan ayat tersebut kepada Ayahnya

“Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu”.

Kembali Abu Yazid merasa penasaran dengan ayat tersebut dan mempertanyakannya.

“Wahai ayah siapa mereka yang melaksanakan shalat berjamaah sebagaimana yang ditunjukkan oleh ayat ini?”

“Mereka adalah para sahabat wahai anakku” jawabnya

Dengan polosnya Abu Yazid bertanya “lantas kenapa ayah tidak mengerjakan sebagaimana yang dilakukan para sahabat nabi!?

Mendengar pertanyaan anak, rawut wajah sang ayah langsung berubah dan ia sadar dan memantapkan dirinya untuk melaksakan ibadah sebagaimana yang dilakukan para sahabat yaitu shalat malam.

Alkisah, hingga hari berganti dan tiba suatu malam Abu yazid terbangun dalam keheningan malam dan menemukan sosok sang ayah sedang melaksanakan shalat Malam dengan khusyuk. Melihat kejadian ini Abu Yazid langsung melangkah menghampiri sang ayah dan menunggu hingga selesai mengerjakan shalat.

Kemudian langsung berucap “Ayah ajari aku berwudhu’ dan ajari pula bagaimana cara mengerjakan amalan yang engkau kerjakan ini, aku ingin mengerjakannya bersama ayah”.

Sang ayah yang merasa anaknya masih kecil dan belum kuat melaksanakan shalat malam berkata “Tidurlah anakku, engkau masih kecil saat ini”.

Ternyata Abu yazid kecil bersikukuh, “Wahai ayah jika kemudian ada sekelompok orang yang menghadap melaporkan amalannya, aku pasti akan berkata kepada Allah bahwa aku sudah meminta kepada ayah bagaimana cara bersuci dan mengerjakan shalat dimalam hari, tetapi engkau menolak dan menyuruhku tidur.”

“Demi Allah jangan lakukan itu wahai anakku”.

Subhanallah! sungguh sebuah dialog yang seharusnya membuat anda yang membacanya goncang dan tercengang. Kini banyak anak anak yang menginjak masa remajanya namun tidak pernah menanyakan hal itu kepada anaknya. Banyak orang tua yang lalai tidak pernah memberikan anaknya pengetahuan agama. Bahkan banyak mereka yang rela anaknya tidak mempelajari agama. Na’uzubillah, semoga kisah ini menginspirasikan!

Baca Juga:  Mantap, Truk Ini Membuat Pengemudi di Belakang Berhati Hati, Safety Truck

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here