SHARE
cara-mengetahui-masuk-waktu-shalat

Cara Mengetahui Masuk Waktu Shalat. Azan adalah seruan bagi muslim untuk segera melaksanakan shalat lima waktu pada awal waktunya. Namun karena azan hukumnya sunnat maka bisa saja suatu waktu tidak di dengungkan atau ada daerah yang syiar Islamnya belum begitu terasa sehingga kita jarang mendengar adanya suara azan. Keadaan seperti ini akan memberikan efek dan dampak bagi kita yang ingin melaksanakan shalat pada awal waktu. Kadang kita tidak mengetahui apakah sudah masuk waktu shalat atau tidak.

Kasus lain adalah ketika kita berada di negeri non Muslim yang Muslimnya minoritas atau memang tidak ada Muslim sehingga masuk waktu shalat tidak diketahui kapan tibanya, tidak ada suara azan yang menyerukan orang untuk shalat, dan tidak ada tanda-tanda lainnya yang menandakan sudah masuknya waktu shalat. Nah bagaimana cara mengetahui masuk waktu shalat kala azan tidak dikumandangkan. Ini adalah pertanyaan yang patut di mengerti agar kita tidak salah dalam melaksanakan shalat, karena salah satu syarat sah shalat adalah mengetahui masuk waktu, sehingga kita benar-benar melaksanakan shalat dalam waktunya masing-masing.

Cara Mengetahui Masuk Waktu Shalat

Dalam kitab Takrib, disebutkan:

كتاب الصلاة. الصلاة المفروضة خمس, الظهر وأول وقتها زوال الشمس وآخره إذا صار ظل كل شيء مثله بعد ظل الزوال, والعصر وأول وقتها الزيادة على ظل المثل وآخره في الاختيار إلى ظل المثلين وفي الجواز إلى غروب الشمس والمغرب ووقتها واحد وهو غروب الشمس وبمقدار مايؤذن ويتوضأ ويستر العورة ويقيم الصلاة ويصلي خمس ركعات, والعشاء وأول وقتها إذا غاب الشفق الأحمر وآخره في الاختيار إلى ثلث الليل وفي الجواز إلى طلوع الفجر الثاني والصبح وأول وقتها طلوع الفجر الثاني وآخره في الاختيار إلى الأسفار وفي الجواز إلى طلوع الشمس

Itu adalah salah satu ibarat kitab yang menjelaskan cara mengetahui masuk waktu shalat. Jadi tidak perlu jam atau suaran azan untuk mengetahui waktu shalat sudah masuk atau tidak.

Baca Juga:  Google PLay Update Tampilan, Lebih Indah dan Menawan

Terjemahan Ibarat kitab di atas adalah:

KITAB SHALAT. Shalat yang diwajibkan ada lima

1. Dhuhur. Permulaan waktu dhuhur adalah ketika tergelincir matahari (bayang benda sudah mulai mengarah ke timur), Akhir waktu dhuhur adalah ketika bayang-bayang benda telah seukuran benda itu ketika matahari telah tergelincir.

2. Ashar. Awal waktu ashar adalah ketika bayang-bayang yang tergelincir itu sudah melebihi ukuran benda, sementara akhir waktu ashar pada waktu ikhtiyar adalah ketika bayang-bayang benda itu menjadi 2 kali ukuran benda itu, akhir waktu ashar pada waktu jawaz adalah hingga terbenam matahari.

3. Maghrib. Waktu maghrib adalah satu yaitu terbenam matahari dan lamanya di ukurkan dengan waktu azan, wudhu’, menutup aurat, mendirikan shalat, dan shalat lima waktu.

4. ‘Isya. Awal waktu isya adalah ketika rona merah (syafa’ merah) menghilang, sementara akhir waktu isya dalam waktu ikhtiar adalah hingga 1/3 malam, sementara akhir waktu jawaz adalah hingga hingga terbit fajar kedua.

5. Shubuh. Awal waktu shubuh adalah terbit fajar kedua dan akhir waktu shubuh pada waktu ikhtiari adalah hingga remang-remang, sementara akhir shubuh pada waktu jawaz adalah hingga terbit matahari.

Note: Dalam kitab lain disebutkan bahwa waktu maghrib adalah hingga menghilang syafak merah di ufuk barat dan ini adalah pendapat kuat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here