SHARE
budha miyanmar melakukan demonstrasi

Tanyoe.com – Seratusan biksu dan nasionalis Miyanmar mengadakan unjuk rasa dan memprotes PBB dan negara negara asing yang telah ikut campur dalam masalah pengungsi rohingya. Mereka juga mengecam bahwa setiap negara asing yang membantu muslim Rohingya adalah musuh mereka.

“Sebagian besar negara-negara asing dan organisasi termasuk PBB menyalahkan Miyanmar sebagai sumber krisis manusia perahu (pengungsi Rohingya, red),” kata Sayadaw Pamaukkha, seorang kepala biara Yangon terkemuka yang juga menjadi koordinator unjuk rasa seperti dikutip Bangkokpost.com.

Para demonstran juga menyalahkan media asing yang telah mneyudutkan miyanmar sebagai negeri yang diskrimitatif terhadap muslim.

Media asing menyudutkan miyanmar, karena miyanmar telah bersikap diskriminatif terhadap muslim. Namun demikian, Sayadaw Pamaukkha mengatakan bahwa itu tidak benar, mereka telah hidup berabad abad dengan muslim. Mereka tidak ada masalah dengan muslim burma, namun mereka tidak ingin ada muslim bengali atau Rohingya di tanah mereka sebagai pengungsi.

Selain adanya orasi dalam demonstrasi tersebut, para demonstran juga membawa berbagai spanduk, diantaranya adalah yang bertuliskan “Pendukung orang rohingya adalah musuh kami”.

Sebagaimana berita sebelumnya, bahwa ribuan warga rohingya melarikan diri dari tanah kelahiran mereka Miyanmar, karena mereka dibantai dan dikejar oleh budha miyanmar. ribuan mereka terombang ambing ditengah lautan, baik di perairan Malaysia, Indonesia, Thailand. [baca: kisah mengharukan nelayan Aceh selamatkan rohingya]

Hampir 140.000 dari 1 juta Muslim Rohingya di Rakhine mengungsi setelah terjadi pengusiran besar-besaran dan terjadinya pembantaian oleh mayoritas massa Buddha pada tahun 2012. Jumlah pengungsi terus bertambah dari tahun ke tahun. Hingga puncak pengungsian terjadi pada bulan mai 2015 ini dan menuai sorotan dari dunia internasional.

Baca Juga:  Anselm Tormeeda, Gerejawan yang Memeluk Islam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here