SHARE
bisnis-dukun-di-balik-bangunan-pencakar-langit

Bisnis Dukun di Kota Metropolitan Jakarta – Kemajuan zaman semakin maju membuat beberapa daerah penuh dengan gedung gedung pencakar langit sebagai gedung perkantoran atau pusat belanja. Jakarta adalah salah satu kota metropolitan dengan aneka ragam gedung mewah dan tinggi menjulang mencakar langit. Akhir-akhir ini dikabarkan ada banyak para pekerja digedung itu yang merasa diganggu oleh jin dan makhlkuk halus sehingga mereka akhirnya memanggil dukun untuk melakukan pengusiran atau hanya sekedar menangkal makhluk halus tersebut.

Sebagaimana yang dilansir dari merdeka.com bahwa seorang karyawan di Jakarta telah mendengar suara wanita menangis dan bayangan di toilet padahal tidak ada seorangpun dalam toilet tersebut.

“Ini memberikan efek buruk dan benar-benar membuat takut. Jika seorang bekerja dan tidak senang sama bos atau orang lain itu normal dan biasa saja, tapi jika karena sesuatu yang lain ya itu memanggil dukun pengusir hantu,” demkian kata karyawan yang tidak ingin disebutkan namanya, Sabtu (2/10).

Masih menurut kabar dari media tersebut, bahwa semua pengusaha ingin karyawannya senang dan bisa bekerja dengan baik, maka apabila ada yang mengganggu seperti makhluk halus mereka akan mengusirnya menggunakan dukun, jadi di dikota besar seperti Jakarta juga masih sangat banyak mereka yang menggunakan dukun untuk keperluan itu.

DPR RI padahal telah melarang penggunaan ilmu hitam, namun itu ditentang karena di anggap penting dan itu merupakan warisan kuno yang harus dijaga. Beranjak dari inilah, keyakinan tentang ilmu hitam dan hantu akhirnya menciptakan peluang bisnis karena setiap orang percaya tentang gangguan makhluk halus dan ini mempengaruhi semangat kerja dan produktivitas.

Bisnis dukun bagi mereka yang mampu mengusir ilmu hitam ini kini tumbuh subur di tengah majunya kota Jakarta. Dukun ini banyak di panggil oleh perusahaan-perusahaan multinasional. Bahkan banyak manajer di Jakarta yang menggunakan dukun atau penangkal kejahatan ilmu hitam.

Baca Juga:  Karya Format GIF Abadikan Badai Dahsyat

Salah satu pengusaha dukun adalah Abu Aqila. Ia mengatakan telah bekerja 15 tahun untuk mengusir hantu dan menangkal ilmu hitam di kantor Jakarta. Tidak hanya itu, Abu Aqila juga sering dipanggil untuk mengusir hantu di pabrik-pabrik, dan tentu ini menjadi bisnis yang menggiurkan baginya dan terus berkembang.

Abu Aqila telah menjalankan bisnisnya selama 44 tahun dan sudah lebih dari 100 orang yang dia latih untuk bisa mengusir hantu. Anak buahnya beroperasi di Jakarta dan sekitarnya. Bayaran Abu Aqila juga tergolong mahal yaitu sekitar Rp 7 juta hingga Rp 15 juta dalam sekali kunjungan.

Cara tim Abu Aqila mengusir ilmu hitam dilakukan dengan proses 4 sampai 5 orang tim Abu Aqila akan datang ke gedung perkantoran yang memanggilnya. Biasanya, mereka datang menggunakan seragam, baju kemeja biru serta celana panjang hitam. Di bajunya, ditulis nama usaha Aqila yaitu Bengkel Rohani atau Pelatihan Spritual.

Kemudina mereka melakukan proses pengusiran makhluk halus yang mengganggu itu, biasanya prosesnya bisa lima jam, dan dimulai dengan menenangkan para pekerja. Selanjutnya, tim ilmu hitam ini akan mencari indikasi roh jahat yang menghantui bangunan. Salah satu tandanya adalah dinding retak atau bau yang menyengat. Dia kemudian menjelaskan penyebab penampakan dan meminta para pekerja untuk membaca ayat-ayat Al-Quran untuk mengusir roh.

“Jin jahat ini biasanya di tempat pengap seperti ruang mesin, tempat kotor, atau tempat gelap dan lembap,” ucap salah satu orang tim Abu Aqila. Dia juga menyebut, jin atau hantu jahat juga suka keramaian, di mana banyak orang bekerja di bawah tekanan dan stres.”

Bisnis dukun dijakarta ini sangat menguntungkan karena biasanya tim Abu Aqila ini bisa dipanggil hingga 1 kali dalam seminggu.

Baca Juga:  Ciri Ciri Beras Palsu dari Plastik yang Masuk ke Indonesia

Demikianlah informasi tentang bisnis dukun di kota metropolitas Jakarta, bisnis ini semakin hari semakin berkembang karena banyak orang yang semakin percaya dengan roh jahat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here