SHARE
zat paling beracun di dunia

Zat Paling Beracun di Dunia – Kematian Wayan Mirna Salimin beberapa waktu lalu saat minum kopi di Oliver Cafe diduga karena ada zat beracun. Ini membuat netizen terus beranggapan bahwa racun mematikan itu adalah sianida. Ini membuat banyak orang terus mencari tahu apa itu sianida. Namun tahukah anda kalau zat yang paling beracun itu ternyata bukan sianida.

Orang menganggap bahwa sianida sebagai zat paling beracun di dunia karena Untuk membunuh seseorang hanya dibutuhkan satu per sepuluh gram sianida. Padahal masih ada banyak zat lainnya yang lebih beracun dari itu. Dimana untuk membunuh hanya di butuhkan per ribuan gramnya. Zat beracun ini ada yang merupakan hasil buatan manusia dan ada juga yang tercipta secara alami di alami ini. Lantas apa saja nama zat paling beracun di dunia itu? Berikut ulasannya

6 Jenis Zat Paling Beracun di Dunia

1. Dimethylcadmium (Ch3CdCh3)
Ini adalah zat kimia yang dianggap merupakan zat yang paling di muka bumi. Zat beracun ini adalah hasil buatan manusia. Ini dibuat oleh ilmuwan Jerman bernama Erich Krause di tahun 1917.

Zat beracun ini masih bisa membunuh orang dewasa walau dengan ukuran sekian mikro (seperseribu) gram per meter kubiknya. Kalau saja zat ini terhirup, maka manusia bisa kehilangan organ tubuhnya mulai dari paru-paru, ginjal dll.

Para ilmuwan bahkan sangat takut hanya untuk menumpahkan zat ini saja, karena tidak mungkin bisa dibersihkan dengan seksama. Mebersihkan Dimethylcadmium dengan menggunakan air akan membuat zat ini memberikan ledakan. Demikian juga membersihkannya dengan beragam benda karena setiap terjadi gesekan pada Dimethylcadmium maka akhirnya akan meledak.

2. Tetrodotoxin
Selanjutnya zat yang paling beracun di dunia adalah Tetrodotoxin. Racun ini adalah racun yang sangagt angker juga karena bisa dikaakan tidak ada penawarnya. Tetrodotoxin adalah racun yang dikenal dengan nama TTX, racun ini adalah racun yang tersedia secara alami yaitu biasanya didapatkan pada ikan buntal dan kadal air Eropa.

Baca Juga:  Biaya STNK Naik 100%, Apa Saja Peningkatan Pelanayannya?

Tahukah anda bagaimana bahaya dan beracunnya zat ini. Dikatakan untuk membunuh hanya membutuhkan 0,003 gram TTX. INilah alasannya kenapa koki khusus ikan buntal tidak bisa sembarangan orang. Kematian akibat dari racun ini dikatakan hanya dalam waktu 20 menit hingga 8 jam pasca kontak dengannya.

3. Ricin
Berikutnya zat yang paling mematikan adalah ricin. Ricin adalah zat yang ada dalam biji jarak bisa berbentuk bubuk atau kristal. Mungkin kita tidak tahu sebelumnya karena biji jarak sering dimanfaatkan untuk kesehatan bahkan bisa menjadi bahan bakar, namun ternyata dalam biji jarak ada zat yang paling beracun yaitu RICIN.

Hanya diperlukan 0,0005 gram atau separuh butiran serbuk risin untuk membunuh manusia. Syaratnya, ricin harus disuntikkan atau disedot lewat hidung.

Penggunaan ricin sebagai racun untuk pembunuhan telah di coba pertama kali pada tahun 1978 di Inggris. Kritikus asal Bulgaria ditusuk dengan payung bersenjata tajam dan sudah di lumuri dengan risin. Akibatnya pria kritikus tersebut mati setelah 4 hari.

4. Merkuri
Selanjutnya, zat paling beracun yang diketahui manusia adalah merkuri. Merkuri paling mematikan disebut Dimethylmercury. Zat ini sangat berbahaya karena bisa terserap lewat kulit walaupun korban sudah mengenakan sarung tangan. Dosis mematikan dari Dimethylmercury adalah 0,00015 gram, zat ini meracuni tubuh dengan cara menyumbat pembuluh darah sehingga korban mengalami gangguan penglihaan, pendengaran, dan bicara hingga akhirnya mati.

Zat berbahaya Dimethylmercury juga membunuh ahli kimia terkenal, Karen Wetterhahn. Penyebabnya sepele, Karen tidak sengaja menumpahkan sedikit Dimethylmercury ke kaus tangan karetnya. Akhirnya lmuwan yang menemukan zat beracun ini pun tewas akiba percobaannya.

5. Batrachotoxin
Racun paling mematikan berikutnya adalah racun yang berasal dari binatang asli Amerika Tengah dan Selatan, yakni katak panah beracun (Dendrobatidae). Batrachotoxin adalah zat racun yang menyerang sistem saraf, memblokir semua sinyal yang masuk ke otak dan kemudian melumpuhkan semua otot tubuh.

Baca Juga:  Tips Mengatur Keuangan Keluarga dari Ayah Idaman

Untuk membunuh manusia yang diperlukan adalah hanya 0,00012 gram Batrachotoxin. Berbahayanya lagi para ilmuwan belum menemukan racun yang bisa digunakan untuk menyembuhkan atau menawari Batrachotoxin.

Suku pedalaman amazon biasanya menggunakan racun ini pada anak panahnya. Saking beracunnya zat yang dikeluarkan katak ini maka anak panah yang telah dilumuri dengan racun ini tetap sangat beracun meski sudah disimpan selama 1 ahun lamanya.

6. Botulinum
Berikutnya zat yang paling mematikan di dunia bahkan paling berbahaya di antara zat zat lain yang telah disebutkan adalah Botulinum. Zat ini sudah resmi dipublikasikan sebagai zat paling beracun dalam sejarah peradaban manusia. Racun ini banyak terdapat pada Botox, dan sering digunakan untuk merawat pasien trauma, stoke, hingga parkinson.

Pada botox, penggunaan zat ini adalah dalam dalam dosis kecil yaitu untuk melumpuhkan otot sekitar kulit agar kerutan wajah hilang. Namun sangat berbahaya karena dengan kontaminasi dosis 80 nanogram (injeksi) dan 240 nanogram (terhirup), Botulinum bisa membunuh manusia.

Seseorang yang keracunan Boulinum maka ia akan mengalami kelumpuhan seluruh otot tubuh, gagal jantung, dan gagal pernapasan. Kegagalan organinilah yang menyebabkan kematian. Botulinum diketahui 40 juta kali lebih beracun dari sianida.

Itulah 6 zat paling beracun di dunia, semoga bisa menambahkan ilmu pengetahuan kita dan mengetahui bahwa ternyata racun sianida masih belum apa-apanya bila dibandingkan dengan racun mematikan di muka bumi ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here