SHARE
Negara-Terkaya-di-Dunia-Tahun-2015

5 Negara Terkaya di Dunia Tahun 2015 – Dalam benak anda pasti sering muncul pertanyaan “negara manakah yang paling kaya di dunia ini”, negara terkaya dengan pendapatan penduduknya yang tinggi biasanya didominasi oleh negara timur tengah atau negara penghasil minyak bumi. Kuwait misalnya, salah satu negara yang memproduksi minyak bumi, sehingga mereka termasuk dalam kategori negara kaya.

Lantas bagaimana cara menghitung sebuah negara sehingga negara tersebut dikatakan kaya. Caranya yaitu dengan menjumlah pendapatan dan keuntungan yang didapat dari produksi barang dan jasa. Berikut 5 urutan negara terkaya di dunia berdasarkan info dari majalah forbes.

Negara Terkaya di Dunia tahun 2015

5. Hongkong

Hong kong adalah bagian dari Republik Rakyat Cina dan dia merupakan salah satu dari dua daerah Admitratif Cina dan satu lagi yaitu Makau. Tanggal 1 juni 1997 negara ini diserahkan oleh negara Britania Raya kepada China. Jadi sebelum Hongkong jadi bagian dari china, negara ini adalah koloni dari Britania Raya.

Hongkong mendapatkan hak otonomi dari China seperti dalam hukum, mata uang, bea cukai, imigrasi, peraturan jalan yaitu berjalan di sebelah di jalur kiri.

  • Lokasi: Asia
  • Mata Uang: Dolar Hong Kong
  • GDP per kapita: US$ 50.708,95

4. Norwegia

Urutan negara terkaya di dunia ke empat adalah Norwegia. Sebahagian besar pendapatan adalah dari hasil minyak bimi dan sebahgian besar minyak bumi di ekspor, ini adalah pendapatan utama negara Norwegia. Norwegia juga termasuk salah satu negara terbesar di dunia dalam hal ekspor gas alam.

Negara Norwegia yang terletak di Semenanjung Penisula ini berbentuk monarki konstitusional yang menggunakan sistem pemerintahan parlementer.

  • Lokasi: Eropa
  • Ibu Kota: Oslo
  • Mata Uang: Krone Norwegia
  • GDP per kapita: US$ 55.264,45
Baca Juga:  Pulau Socorta, Benarkah Ini Tempat Sembunyian Dajjal?

3. Singapura

Negara terkaya di dunia ketiga adalah Singapura. Negara yang berada di Asia Tenggara ini di mobilisasi oleh sektor Teknologi, manufaktur dan finansial. Economist Intelligence Unit dalam “Indeks Kualitas Hidup” menjadikan negara kecil di Asia tenggara ini sebagai negara berperingkat nomor satu dalam kualitas hidup terbaik di Asia dan ke 11 di dunia.

Baca juga berita;

 

  • Lokasi: Asia
  • Ibu Kota: Singapura
  • Mata uang: Dolar Singapura
  • GDP per kapita: US$ 60.883,33

2. Luxembourg

Selanjutnya, negara terkaya di dunia dalam urutan ke dua adalah Luxembourg. Negara ini kecil dengan penduduk hanya setengah juta jiwa saja. Negara Luxembourg menjadi pusat keuangan pada pertengahan abad ke 20. Sebahagian penghasilnnya adalah atas hukum perbankan yang sangat ketat dengan reputasi pajak. Negara kecil ini secara khusus mempunyai hubungan dagang dengan negara Belanda dan Belgia. Luxembourg sebagai negara bagian dari Uni Eropa juga menuai banyak keuntungan dari pasar Eropa yang terbuka.

  • Lokasi: Eropa
  • Ibu Kota: Luxembourg
  • Mata Uang: Euro
  • GDP per kapita: US$ 80.679,06

1. Qatar

Negara terkaya di dunia selanjutnya adalah negara diteluk Persia Emirat dengan jumlah penduduk hanya 1,7 juta jiwa yaitu Qatar. Kekayaan negara ini digerakkan oleh minyak bumi, cadangan gas alam yang luar biasa. Negara mempunyai gas alam terbesar ketiga di dunia, dan sebahagiannya sudah dicairkan dalam bentuk infrastruktur. Negara Qatar untuk beberapa tahun kedepan dikatakan akan tetap fokus pada minyak bumi dan gas alam.

Namun demikian, Negara kaya raya ini sudah mulai mengembangkan sektor swasta. Pada tahun 2004, Qatar Science & Technology Park telah dibuka untuk menarik dan melayani berbagai usaha berbasis teknologi, baik dari dalam maupun luar Qatar.

  • Lokasi: Asia
  • Ibu Kota: Doha
  • Mata Uang: Qatari Riyal
  • GDP per kapita: US$ 102.768,6
Baca Juga:  5 Senjata yang Haram di Gunakan Saat Perang, Senjata Terlarang

Itulah 5 negara terkaya di dunia 2015. Kapan Indonesia menjadi negara terkaya di dunia, Apakah ini hanya mimpi. Padahal Indonesia mempunyai sumber daya alam yang luarbiasa, namun Indonesia masih belum maksimal dalam mengelolanya, dan banyaknya intervensi asing juga menjadi salah satu faktor hingga kini Indonesia masih berada pada jajaran negara berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here